Suka Campur Premium dan Pertamax? Ini Bahayanya..



Keduanya diketahui memiliki RON yang berbeda.

Mencampur bahan bakar jenis Premium dengan Pertamax banyak dilakukan pemilik kendaraan dewasa ini. Sebagian masyarakat, banyak melakukan hal tersebut, guna menghemat biaya dan menjaga mesin, agar tidak cepat kotor. Namun, apakah hal tersebut berbahaya untuk mesin?

Menurut Kepala Bengkel Plaza Toyota, Parman Suanda, perbedaan oktan dan zat aditif pada tiap jenis bahan bakar dapat menurunkan kualitas bahan bakar yang lebih bagus jika bercampur di tangki bahan bakar kendaraan.

"Artinya, jika Pertamax dicampurkan dengan Premium, kandungan aditif yang ada di bahan bakar lebih bagus tidak berfungsi secara aktif lagi. Bensin RON 92 atau 95 mempunyai aditif yang berfungsi sebagai pembersih kerak di ruang bakar, sedangkan bensin RON 88 masih dapat menyisakan kerak di ruang bakar," ujarnya kepada VIVA.co.id, Jumat 12 Juni 2015.

Ia menganjurkan, tindakan mencampur atau oplos ini tidak dilakukan. Sebaiknya, kata dia, gunakan satu jenis bahan bakar dan harus sesuai dengan aturan yang telah ditulis di buku panduan kendaraan.





"Ikutilah anjuran yang ada di buku panduan, sebab jika melakukan hal-hal demikian, bisa berakibat pada gugurnya garansi. Jika sudah begitu, tentu merugikan lagi kan buat konsumen," katanya.

Ia juga meminta agar para pemilik kendaraan tak menggunakan bahan penghemat bensin yang kini dijual bebas di toko-toko. Sebut saja penghemat bensin berbentuk cairan, yang dilakukan dengan mencampurkan bersama bahan bakar di dalam tangki.

Kata dia, cairan aditif ini umumnya mengandung bahan kimia yang menghasilkan unsur logam yang berefek kurang baik pada saluran bahan bakar dan ruang bakar.

"Logisnya begini deh, orang disuruh lari, tapi dikasih minum sedikit, berbeda dengan orang yang lari tapi dikasih minum normal. Pastinya akan ada dampaknya," kata dia.

Risiko yang mungkin terjadi jika terdapat unsur logam di mesin, kata dia, adalah tersumbatnya lubang injektor dan munculnya kerak di ruang bakar apabila zat aditif digunakan dalam jangka waktu lama.
-------



 Jaket Kulit Keren

Facebook


Sebarkan :

Facebook Google Twitter LinkedIn

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Suka Campur Premium dan Pertamax? Ini Bahayanya.."

Posting Komentar