Anies kena Reshuffle, Pengamat Pendidikan: Ini Bukan Masalah Kinerja, tapi Masalah Politik



Anies Baswedan secara mengejutkan masuk dalam nama menteri yang terkena reshuffle oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini lantas menuai keheranan dari banyak pihak. Karena sejauh ini Anies Baswedan dinilai memiliki kinerja bagus dan berdedikasi tinggi untuk memajukan pendidikan di Indonesia.

Pengamat pendidikan Doni Koesoema mengatakan, terdepaknya nama Anies Baswedan dari jajaran Kementerian Kabinet Kerja Jokowi bukan karena masalah kinerja, melainkan ada masalah politik. Ia menilai, Presiden seharusnya memberikan kesempatan kepada Anies untuk menyelesaikan programnya, bukan diputus di tengah jalan.





“Saya sih melihat, ini bukan masalah kinerja, tapi masalah politik, kalau dari kinerja saya melihat Pak Anies sudah banyak memulai banyak hal reformasi internal maupun program-program pelibatan publik, membuat sistem yang bagus untuk antibullying serta semangat Pancasila dan Kebhinnekaan. Jadi ini bukan soal kinerja,” kata Doni dilansir Suara Pembaruan.

Beberapa program unggulan Anies Baswedan saat menjabat Mendikbud antara lain, menjadikan UN tidak sebagai penentu kelulusan siswa, menghelat UN perbaikan bagi siswa dengan nilai di bawah rata-rata, program Sekolah Aman, PAUD O Kilometer, pembentukan Direktorat Keayahbundaan, penghapusan MOS dan menggantinya dengan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) hingga kampanye Hari Pertama Sekolah yang menekankan pentingnya membangun interaksi yang baik antara orangtua dengan guru dan sekolah dalam memantau pendidikan anak-anak. []
---------------

 Jaket Kulit


Facebook


Sebarkan :

Facebook Google Twitter LinkedIn

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Anies kena Reshuffle, Pengamat Pendidikan: Ini Bukan Masalah Kinerja, tapi Masalah Politik"

Posting Komentar