VIDEO: Polisi Tilang Sopir Taksi, Adu Argumen soal Definisi Berhenti dan Parkir, siapa yang salah?




Beberapa hari yang lalu ada berita yang sempat menghebohkan dunia maya, yaitu siaran di salah satu stasiun televisi memeperlihatkan seorang polisi menilang seorang pengendara taksi yang sudah tua karena dia memberhentikan mobilnya di bawah rambu dilarang parkir.

Banyak netizen yang memprotes aksi para polisi yang menilang pengendara taksi tersebut dikarenakan alasan sopir taksi itu memang benar kalau dia tidak parkir di bawah rambu dilarang parkir, melainkan dia hanya berhenti sebentar.









Dalam video tersebut, pengunggah memasukkan penjabaran Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam Bab I yang berisi ketentuan umum, pada angka 15 disebutkan, "Parkir adalah keadaan Kendaraan berhenti atau tidak bergerak untuk beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya."

Adapun pada angka 16 disebutkan, "Berhenti adalah keadaan Kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya."

Simak Videonya di bawah ini:




Menurut kalian bapak sopir ini parkir atau berhenti ?



 Belanja Jaket Kulit





Facebook


Sebarkan :

Facebook Google Twitter LinkedIn

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

8 Responses to "VIDEO: Polisi Tilang Sopir Taksi, Adu Argumen soal Definisi Berhenti dan Parkir, siapa yang salah?"

  1. berhenti tandanya S, parkir tandanya P

    BalasHapus
  2. Gimana sih pak polisi... aduh aduh... kok lebih pinter bapak sopir taksinya? dibalik ajalah polisi yang jadi sopir taksinya

    BalasHapus
  3. liat berulang kali jadi kesel juga ya, haha

    BalasHapus
  4. Pak presiden pak kapolda revolusi mentalnya....lanjutkan buat jajaran kepolisian kususnya polantas...motto polisi adalah pengayom masyarakat sudaj nggak tepat lagi..mau salah atau benar kami tetap salah dimata anda..karena kami orang miskin..andai kami orang kaya pasti institut si a akan berpikir 2x lipat...karena kolusi korupsi nepotisme masih melanda negeri ini..kami bertanya tanya...apakah separah ini...indonesia ini udah kaya..lihatlah ...kami yg masih belum kaya ini susah mencari uang..lihatlah kami harus mengeluarkan uang 50 rb- 500 rb agar kami bebas apakah seperti ini..kami tidak dengan sengaja berbuat salah...tetap aja kami salah dan harus dihukum karena kami miskin..lihatlah mobil mewah ..dia cuman dikasih teguran dan senyuman yg termanisny..sedangkan kami...ah sudahlah

    Kamilah yg salah...kami yg salah anda yg benar..kami kami yg salah...

    BalasHapus
  5. Pak presiden pak kapolda revolusi mentalnya....lanjutkan buat jajaran kepolisian kususnya polantas...motto polisi adalah pengayom masyarakat sudaj nggak tepat lagi..mau salah atau benar kami tetap salah dimata anda..karena kami orang miskin..andai kami orang kaya pasti institut si a akan berpikir 2x lipat...karena kolusi korupsi nepotisme masih melanda negeri ini..kami bertanya tanya...apakah separah ini...indonesia ini udah kaya..lihatlah ...kami yg masih belum kaya ini susah mencari uang..lihatlah kami harus mengeluarkan uang 50 rb- 500 rb agar kami bebas apakah seperti ini..kami tidak dengan sengaja berbuat salah...tetap aja kami salah dan harus dihukum karena kami miskin..lihatlah mobil mewah ..dia cuman dikasih teguran dan senyuman yg termanisny..sedangkan kami...ah sudahlah

    Kamilah yg salah...kami yg salah anda yg benar..kami kami yg salah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya memang kamu lah yg salah nggak punya mobil parkir sembarangan,kalau punya mobil bisa parkir nggak apa apa ,nggak punya mobil mau parkir apanya yg di parkir?

      Hapus
  6. undang" gak dipake,pakenya hukum rimba..telaah dan sikapi dengan baik pak'pol jngn asal tilang&tilang,awas lhoh ntar gantian ditilang karma

    BalasHapus