MIRIS! 19.000 Lulusan Perguruan Tinggi Melamar Jadi Tukang Sapu



Lebih 19.000 lulusan universitas atau perguruan tinggi di Amrohar, Uttar Pradesh, India, melamar pekerjaan sebagai tukang sapu jalanan.

Padahal, pekerjaan ini hanya menawarkan gaji yang rendah, yakni sekitar 17.000 rupee sebulan.

Portal indian.express.com melaporkan, bukan hanya tidak memilih karir, ribuan lulusan perguruan tinggi itu juga harus berebut untuk mendapatkan pekerjaan tersebut, mengingat hanya ada 114 posisi sebagai tukang sapu.





Padahal, mereka berasal dari jurusan sains, seni, dan rekayasa.

Namun karena tingkat pengangguran yang tinggi, siswa lulusan universitas tidak memiliki pilihan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan sanggup menjadi tukang sapu.

Pegawai Kotamadya Amhroha, Faiz Alam mengatakan, pihaknya telah memeriksa sekitar 6.000 pelamar yang sebagian besar dari lulusan universitas.

"Situasi ini menunjukkan tingkat pengangguran yang tinggi di India sehingga mereka sanggup menjadi tukang sapu sampah," katanya, seperti dilansir Utusan.com.my.

Sementara itu, pejabat kota tersebut, Prem Prakash mengatakan, pekerjaan tersebut tidak memerlukan kualifikasi pendidikan.

Mereka harus bertugas menyapu sampah di jalanan dan memelihara sistem pembuangan kotoran.

"Masih banyak pelamar yang menunggu panggilan untuk sesi wawancara," katanya. (tribun)
----------------


 Jaket Kulit






Facebook


Sebarkan :

Facebook Google Twitter LinkedIn

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "MIRIS! 19.000 Lulusan Perguruan Tinggi Melamar Jadi Tukang Sapu"

Posting Komentar